Perdana Menteri Modi Ingin Ubah Nama India Jadi Bharat, Oposisi Kritik Keras

Muhammad Fida Ul Haq
Perdana Menteri Narendra Modi ingin mengubah nama India menjadi Bharat (Foto: Reuters)

"Saat ada korupsi kronis, perdana menteri selalu menghadirkan taktik pengalihan baru yang dramatis," kata pemimpin berusia 53 tahun tersebut.

Gandhi juga menyinggung banyak isu kekerasan yang masih menjadi pekerjaan rumah India. Pemerintahan Modi dituding melakukan pelanggaran hak asasi manusia dan kemunduran demokrasi.

Keputusan pemerintahan Modi untuk menggantikan nama tersebut dengan kata Sanskerta dalam undangan makan malam peserta KTT G20 selama dua hari di New Delhi menyebabkan kegemparan besar.

Modi menggunakan Bharat dalam plakat nama G20 ketika KTT diadakan akhir pekan lalu.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
3 hari lalu

Menyamar Jadi Polisi, 3 Pria Perkosa Mahasiswi Picu Demonstrasi

6 hari lalu

Viral, Mantan PM Jepang Yoshihiko Noda Bagikan Selebaran Sendirian di Stasiun

14 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Hadiri KTT BRICS 2026 di India

15 hari lalu

KTT BRICS 2026, Prabowo Bicara Posisi Indonesia di Cincin Api dan Ancaman Perubahan Iklim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal