Perempuan Inggris yang Diracun Zat Kimia Novichok Meninggal

Nathania Riris Michico
Dawn Sturgess (44) meninggal setelah terpapar Novichok pada 30 Juni di Amesbury, Inggris. (Foto: doc. Twitter)

"Dia meninggal sebagai akibat dari tindakan yang keterlaluan, sembrono, dan biadab," ujar Basu.

Polisi menyelidiki bagaimana Sturgess dan seorang pria berusia 45 tahun, Charlie Rowley, beinteraksi dengan barang yang terkontaminasi Novichok.
Rowley masih dalam kondisi kritis di rumah sakit.

Zat kimia itu dikembangkan oleh militer Soviet selama Perang Dingin.

Serangan terhadap Skripal memicu ketegangan antara Rusia dan Inggris sejak Perang Dingin. Inggris menuduh Rusia bertanggung jawab atas serangan Skripal.

Dampak dari ketegangan itu, Inggris mengusir puluhan diplomat Rusia, diikuti oleh beberapa negara Eropa. Moskow membalas dengan mengusir para diplomat Barat.

Serangan atas Skripal yang terjadi pada Maret lalu merupakan penggunaan senjata kimia pertama di Eropa yang diketahui sejak Perang Dunia II.


Rusia membantah terlibat dalam kasus Skripal dan menuduh Inggris memicu provokasi anti-Moskow.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Pembangunan 10 Kampus Kerja Sama RI-Inggris

Nasional
11 hari lalu

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Progres Kerja Sama Pendidikan RI–Inggris

Nasional
14 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Nasional
16 hari lalu

Prabowo Gandeng Inggris Bangun 10 Kampus STEM dan Kedokteran di RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal