Perempuan Korea Utara Dilarang Panggil Pasangan Oppa, Ini Alasannya

Anton Suhartono
Perempuan Korut dilarang memanggil pasangan mereka dengan sapaan ala Korsel atau Barat (Foto: Reuters)

Menurut Rodong Sinmun, gaya, penampilan, dan bahasa merupakan cerminan dari pola pikir dan jiwa seseorang.

Bahkan disebutkan, kekalahan perang melawan modernitas akan memberikan konsekuensi berkali-kali lipat lebih serius ketimbang perang fisik.

Pada Desember lalu, Korut membuat aturan baru di mana kejahatan mengakses hiburan Korsel bisa dihukum hingga 15 tahun penjara. Kpop dan drama Korea kini populer di seluruh dunia, sementara Korut berjuang keras menghindarinya.

Siapapun yang terbukti menyebarkan materi hiburan Korsel bisa menghadapi hukuman mati.

Jurnalis dan pengamat Korut Jean Lee mengatakan, aturan ini merupakan upaya Kim untuk memastikan rakyatnya jauh dari pikiran maju yang pada akhirnya bisa untuk mengamankan posisinya dari pemberontakan.

"Ini benar-benar ancaman jika anak muda Korut menonton drama Korsel serta melihat seperti apa kehidupan orang Korea di luar negeri. Mereka melihat gambar-gambar Seoul, seberapa baik kehidupan mereka, seberapa bebas kehidupan mereka," kata Lee, kepada CNN.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

MasyaAllah, Ayana Moon Jadi Muslimah Korsel Pertama Kuliah di Oxford

6 hari lalu

Korut Sukses Uji Coba Rudal Baru, Kim Jong Un: Musuh Bisa Sakit Kepala!

7 hari lalu

Korea Utara Uji Coba Rudal Balistik Baru, Klaim Paling Canggih

10 hari lalu

Terungkap, Ini Alasan Pria Tendang Perempuan di Senayan City hingga Tersungkur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal