Perempuan Rohingya Tersangka Narkoba Tewas Ditembak di Bangladesh

Nathania Riris Michico
Pengungsi Rohingnya. (Foto: DOMINIQUE FAGET / AFP)

Pengungsi Rohingya yang miskin dimanfaatkan oleh pedagang untuk mengangkut obat dari Myanmar. Sebuah tindakan keras militer terhadap Rohingya pada Agustus 2017 memicu eksodus 740.000 pengungsi untuk melarikan diri dari negara itu dan bergabung dengan sekitar 300.000 pengungsi yang sudah berada di kamp-kamp di Bangladesh.

Penjaga Perbatasan Bangladesh (BGB) menyatakan perempuan Rohingya itu terbunuh dalam baku tembak antara pasukan keamanan dan penyelundup bersenjata di sungai Naf, perbatasan antara Bangladesh dan Myanmar.

Juru bicara BGB Shariful Islam mengatakan, tubuh perempuan itu ditemukan setelah baku tembak 15 menit.

"Dia ditemukan bersama 10.000 keping yaba dan tiga pisau tajam di tasnya," kata Islam, seperti dilaporkan AFP, Minggu (31/3/2019).

Aktivis HAM itu mempertanyakan kematiannya, dengan mengatakan nama perempuan itu tidak ada dalam daftar pedagang obat terlarang yang dicatat badan hukum Bangladesh.

Dua tersangka pedagang obat bius dibunuh oleh polisi dalam insiden terpisah di Teknaf pada Sabtu malam. Polisi mengatakan 10.000 keping yaba, enam senjata, dan 18 butir amunisi ditemukan.

Itu menjadi upaya pemerintah Bangladesh pada Oktober untuk menjadikan yaba sebagai zat terlarang kelas-A dan parlemen mengesahkan undang-undang yang memungkinkan hukuman mati karena berurusan dengan narkoba.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
12 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

1 bulan lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

1 bulan lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

1 bulan lalu

Tampang Buron Napi Narkoba usai Kabur dari Rutan dan Ditangkap di Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal