Peretas China Susupi Jaringan Universitas Bergengsi, Australia Geram

Nathania Riris Michico
Sistem di Australian National University disusupi oleh peretas yang berbasis di China. (Foto: Getty Images)

CANBERRA, iNews.id - Sejumlah peretas yang berbasis di China menyusup ke salah satu universitas paling bergengsi di Australia. Sistem di Australian National University (ANU) pertama kali diserang pada 2017 dan ancaman tersebut masih berlanjut.

Dalam sebuah pernyataan, ANU menyebut pihaknya telah bekerja dengan badan-badan intelijen selama beberapa bulan untuk meminimalkan dampak dari ancaman tersebut.

"Universitas bekerja dalam kemitraan dengan lembaga Pemerintah Australia selama beberapa bulan untuk meminimalkan dampak dari ancaman ini, dan kami terus mencari dan menerima saran dari lembaga pemerintah Australia," demikian pernyataan ANU.

Dari hasil penyelidikan, belum ada data yang dilaporkan dicuri oleh peretas China. Namum pihak ANU geram karena tindakan itu masih terus berlanjut.

"Pengamatan saat ini menunjukkan, belum ada staf, mahasiswa, atau informasi penelitian yang diambil dan tindakan penanganan sedang dilakukan. Upaya untuk menghentikan aksi para peretas tersebut sedang berlangsung."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Nasional
7 hari lalu

Prabowo dan Menteri Keamanan China Bahas Peningkatan Kerja Sama Strategis Lewat BIN

Nasional
7 hari lalu

Prabowo Bertemu Menteri Keamanan Negara China di Istana, Bahas Geopolitik Dunia

Internasional
9 hari lalu

Kisah Haru 7 Anjing di China Kabur dari Pencuri, Pulang Bersama ke Pemiliknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal