Peretas China Susupi Jaringan Universitas Bergengsi, Australia Geram

Nathania Riris Michico
Sistem di Australian National University disusupi oleh peretas yang berbasis di China. (Foto: Getty Images)

Menteri Keamanan Siber Australia, Angus Taylor, mengatakan pemerintah mengutuk segala kegiatan jahat yang menargetkan Australia. Dia juga memastikan akan mengutamakan kepentingan warga serta semua pihak yang menjadi bagian dari ANU.

"Kami tahu negara-negara dan kelompok kriminal secara aktif menargetkan penelitian dan lembaga tersier untuk mencuri kekayaan intelektual pekerja keras Australia. Kegiatan dunia maya yang jahat terhadap kepentingan nasional Australia, baik dari sindikat kriminal atau negara asing, meningkat kecanggihannya, dan prioritas tertinggi Pemerintah Australia adalah memastikan warga Australia aman dan kepentingan kami aman," ujar Taylor.

Taylor mengatakan, Pusat Keamanan Siber Australia (ACSC) mendukung ANU dan siap memberi bantuan yang diperlukan.

"Pusat Keamanan Siber Australia bekerja sama dengan organisasi-organisasi yang terkena dampak untuk mengurangi kemungkinan ancaman, dan membantu pulih jika diserang," ujar dia.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Nasional
8 hari lalu

Prabowo dan Menteri Keamanan China Bahas Peningkatan Kerja Sama Strategis Lewat BIN

Nasional
8 hari lalu

Prabowo Bertemu Menteri Keamanan Negara China di Istana, Bahas Geopolitik Dunia

Internasional
10 hari lalu

Kisah Haru 7 Anjing di China Kabur dari Pencuri, Pulang Bersama ke Pemiliknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal