Peringati 43 Tahun Perang Irak, Iran Pamer Drone Militer Sakti Bisa Terbang 2.000 Km

Anton Suhartono
Drone Mohajer-10 Iran (Foo: Istimewa)

Pemerintah Iran bulan lalu menyatakan sedang membangun drone canggih bernama Mohajer-10 dengan jangkauan dan durasi terbang yang sudah ditingkatkan. Keunggulan lain, drone tersebut bisa membawa muatan lebih banyak.

Media pemerintah saat itu melaporkan, Mohajer-10 memiliki jangkauan operasional 2.000 km dan bisa terbang hingga 24 jam. Sementara muatannya bisa mencapai 300 kg, dua kali lipat dari kapasitas Mohajer-6.

Selain Mohajer-10, Iran juga mengarak drone tempur lain dalam parade itu yakni Shahed dan Arash.

Amerika Serikat menuduh Iran mengirim drone Mohajer-6 dan Shahed ke Rusia untuk berperang di Ukraina. Iran membantah telah mengirim drone ke Rusia untuk konflik di Ukraina.

Sementara itu pada Selasa, AS memperluas sanksi terhadap Iran atas tuduhan membantu Rusia dalam perang di Ukraina. Disebutkan, proliferasi drone yang disengaja dan berkelanjutan dilakukan Iran sehingga memungkinkan Rusia membuat kawasan menjadi tidak stabil.

Perang Iran-Irak meletus pada 22 September 1980, pasukan Saddam Hussein saat itu menyerbu Iran. Konflik yang menyebabkan sedikitnya 500.000 orang tewas itu berakhir pada Agustus 1988.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Menkeu AS Klaim Iran Akan Buka Selat Hormuz Hari Ini

16 jam lalu

Bandara Arab Saudi Diserang Houthi, Hentikan Operasional Penerbangan Beberapa Hari

24 jam lalu

Iran Akan Tembak Setiap Kapal Lewati Jalur Ilegal Selat Hormuz

1 hari lalu

Presiden Iran Pezeshkian Bantah Mundur: Saya Ingin Lanjutkan Perjuangan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal