Peringati Setahun Invasi ke Ukraina, AS Beri Hadiah Sanksi Terbaru untuk Rusia

Anton Suhartono
AS menjatuhkan sanksi baru untuk Rusia di peringatan setahun invasi ke Ukraina (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) memberikan hadiah berupa sanksi terbaru bagi Rusia di peringatan setahun invasi ke Ukraina, Jumat (24/2/2023). Sanksi tersebut berupa pengetatan ekspor dan pemberlakuan tarif. Tujuannya menutup peluang Rusia mendapat keuntungan ekonomi yang bisa memengaruhi pembiayaan perang di Ukraina.

AS bersama negara anggota G7 akan menjatuhkan sanksi menargetkan 200 individu dan entitas serta belasan lembaga keuangan Rusia.

Sanksi ditujukan terhadap individu, entitas, maupun lembaga keuangan di Rusia serta negara ketiga di seluruh Eropa, Asia, dan Timur Tengah. Mereka dianggap mendukung perang Rusia di Ukraina.

"Kami akan memberikan sanksi kepada aktor lain terkait dengan industri pertahanan dan teknologi Rusia, termasuk mereka yang bertanggung jawab mengisi kembali stok barang Rusia yang terkena sanksi atau memungkinkan penghindaran sanksi Rusia," bunyi keterangan Gedung Putih, dikutip dari Reuters.

Sanksi juga mengincar ekspor produk Rusia. Presiden Joe Biden akan menandatangani dokumen untuk menaikkan tarif produk Rusia yang diimpor AS. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Airlangga Ungkap Nego Tarif Dagang RI-AS Rampung, Tinggal Finalisasi Dokumen

Internasional
4 jam lalu

Setelah Iran, Giliran Israel dan AS Gelar Latihan Perang di Laut Merah

Internasional
20 jam lalu

Diancam Khamenei, Trump: Semoga Kita Bisa Capai Kesepakatan!

Internasional
8 jam lalu

Iran Ingatkan Trump Tak Ulangi Kesalahan di Afghanistan dan Irak, 7.000 Tentara AS Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal