Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Anton Suhartono
Sekjen PBB Antonio Guterres memberi peringatan terkait berakhirnya perjanjian pengendalian senjata nuklir Amerika Serikat dan Rusia, New START (Foto: AP)

Trump menyebut New START sebagai perjanjian yang “dinegosiasikan dengan buruk” oleh pemerintahan sebelumnya dan menuding Rusia melanggarnya secara terang-terangan.

“Kita harus meminta para ahli nuklir untuk membuat perjanjian baru yang lebih baik dan modern, yang bisa bertahan lama di masa depan,” tulis Trump di platform Truth Social.

Di sisi lain, Rusia justru menginginkan New START yang disepakati sejak 2010 itu diperpanjang. Namun hubungan Moskow dan Washington yang memburuk membuat Rusia menolak inspeksi persenjataan nuklir sesuai kesepakatan. 

Dalam pernyataan tegas pekan ini, Rusia menegaskan tidak lagi terikat pada pembatasan jumlah hulu ledak nuklir setelah New START berakhir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 menit lalu

Presiden Pezeshkian: Iran Tak Akan Pernah Tunduk kepada AS

Internasional
4 jam lalu

Trump Kirim Wapres AS JD Vance ke Pakistan untuk Berunding, Iran Ngotot Tak Akan Datang

Internasional
24 jam lalu

Panas! AS Sita Kapal Kargo Iran di Teluk Oman, Hancurkan Ruang Mesin

Internasional
2 hari lalu

Iran Masih Tutup Selat Hormuz, Belum Tentukan Waktu Negosiasi dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal