Perkosa dan Cabuli 3 Bocah Laki-Laki Bersaudara Belasan Tahun, Mantan Pastor Diseret ke Bui

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi anak korban pelecehan dan kekerasan seksual. (Foto: Ist.)

PARIS, iNews.id - Pengadilan pidana di Wilayah Loiret, Prancis Tengah, menjatuhkan hukuman 17 tahun penjara kepada seorang mantan pastor atas ratusan kasus kekerasan seksual dan pemerkosaan terhadap sejumlah anak laki-laki. Terdakwa dengan tegas mengakui perbuatannya yang berlangsung selama lebih dari 10 tahun itu (antara 1990-2002).

RFI melansir, mantan pastor senior bernama Olivier de Scitivaux de Greische (64) itu dulunya bekerja di Keuskupan Orléans, sebelah barat daya Ibu Kota Paris. "Terdakwa bersalah atas semua tindakan pemerkosaan dan kekerasan seksual (yang dituduhkan kepadanya) itu," ungkap pengadilan, Sabtu (25/5/2024).

Menurut putusan pengadilan, terdakwa harus menjalani hukuman minimal 10 tahun penjara tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat. Dalam sidang tertutup pada Jumat (24/5/2024), mantan pelayan gereja itu mengakui pencabulan dan pemerkosaan terhadap para korbannya yang dia lakukan dengan berbagai macam cara.

“Saya akui, karena saya harus menggunakan kata-kata, pada sentuhan, belaian, hubungan intim, penetrasi digital dan penis, hingga semua tindakan,” kata terdakwa dalam persidangan.

Selain menghukum dengan pidana penjara, pengadilan juga memerintahkan de Scitivaux de Greische untuk mencari pengobatan, dan melarangnya melakukan aktivitas profesional atau sukarela apa pun yang melibatkan kontak dengan anak di bawah umur. Terdakwa untuk pertama kalinya mengaku melakukan pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap dua korban pada awal 1982. Akan tetapi, dia tidak dapat dituntut atas kasus tersebut karena peristiwanya telah melewati batas waktu untuk diperkarakan di pengadilan menurut hukum Prancis.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
23 jam lalu

Kylian Mbappe Minta Maaf Sebut Mao Zedong Diktator, Ini Komentar China

1 hari lalu

Rusia Dituduh Dalangi Demo Rusuh di Eropa, Putin: Mereka Cari Kambing Hitam!

3 hari lalu

Putin Kaget Rusia Dituduh Dalangi Demonstrasi Rusuh di Banyak Negara Eropa

5 hari lalu

Demonstrasi Ratusan Ribu Orang di Prancis Rusuh Lagi, Toko Perhiasan Dirampok

6 hari lalu

Bentrokan di Paris Prancis kembali Pecah! Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal