Perlakuan terhadap Muslimah Bercadar di Negara Barat Selama Pandemi Covid Semakin Positif 

Djairan
Perilaku terhadap muslimah bercadar di negara Barat selama pandemi Covid-19 semakin positif (Foto: Reuters)

Kemudian pada Januari 2021, dia kembali melakukan studi terhadap 16 muslimah, tentang pengalaman mereka mengenakan cadar selama setahun atau sejak awal wabah virus corona.

Dia mendapati, para muslimah tidak terlalu merasa khawatir mengenakan cadar saat berjalan-jalan di tempat umum, di tengah orang-orang yang menggunakan masker. Beberapa muslimah tetap mengenakan masker di balik cadar, sementara lainnya menggunakan bahan yang lebih tebal sebagai pengganti masker.

Sebelum adanya pandemi atau pada 2013, hasil penelitian Piela terhadap muslimah bercadar menunjukkan mereka cenderung mendapat perlakuan tak menyenangkan, seperti prasangka buruk di ruang publik hingga di tempat kerja.

Lebih dari 80 persen muslimah yang diwawancarai mengatakan mereka mengalami beberapa pelecehan di depan umum, seperti tatapan permusuhan, komentar negatif, bahkan ada yang merobek cadar mereka hingga mengalami kekerasan fisik.

Namun, hal itu berkurang selama pandemi. Muslimah yang mengenakan cadar di AS dan Eropa mengaku mendapat reaksi jauh lebih positif. Prasangka hingga pelecehan jarang ditemukan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pertama Kali, AS Akan Siarkan Langsung Eksekusi Mati dengan Regu Tembak

3 hari lalu

Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump

2 hari lalu

Presiden Pezeshkian Jelaskan ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

3 hari lalu

81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal