Pernikahan Irit di India: Gaun Pengantin Daur Ulang, Undangan Pakai Kertas Benih

Anton Suhartono
Ilustrasi pengantin di India gelar pernikahan irit (Foto: Reuters)

Ternyata acara pernikahan Nupur dan Ashwin menginspirasi pasangan lain untuk melakukan hal serupa. Sejak itu mereka dihubungi pasangan lain yang meminta nasihat bagaimana menggelar pernikahan tanpa limbah. 

Sejak itu pula, Nupur dan Ashwin banting setir dengan keluar dari pekerjaan masing-masing kemudian mendirikan WO. Mereka mendirikan perusahaan perencanaan dan konsultasi pesta yang diberi nama Greenmyna.

Pasangan itu sudah mengelola 7 pernikahan ramah lingkungan dalam 3 tahun terakhir serta menjadi konsultan pernikahan bagi begitu banyak pasangan. Nupur dan Ashwin mengklaim perusahaannya berhasil mengamankan 2 ton lebih karbon serta membuat 5 ton sampah menjadi kompos.

Meski demikian pasangan itu sadar, jumlah pernikahan yang mereka kelola maupun dampingi masih sangat jauh dari angka total. Diperkirakan ada 10 juta pernikahan di India dalam setahun.

“Biasanya pernikahan 3 hari menghasilkan sekitar 700 hingga 800 kilogram sampah basah dan 1.500 kg sampah kering. Emisi karbon untuk pernikahan semacam itu mencapai sekitar 250 ton,” kata Ashwin.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Usai Dikunjungi Narendra Modi, InJourney Optimistis Candi Prambanan Makin Dilirik Turis India

57 tahun lalu

Candi Prambanan Jadi Saksi Persahabatan Indonesia-India, Jejak Peradaban 1.000 Tahun

57 tahun lalu

Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar Orang, Transisi Pemerintahan Tetap Damai

57 tahun lalu

Prabowo di Hadapan Narendra Modi: Saya Punya DNA India

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal