Pernyataan Kontroversial Rodrigo Duterte, Pernah Bunuh 6 Penjahat dan Polisi

Anton Suhartono
Rodrigo Duterte dikenal sebagai sosok blak-blakan, bahkan melontarkan pernyataan kontroversial (Foto: AP)

"Anda boleh membunuh penjahat jika nyawa Anda juga terancam. Namun, Anda tidak boleh membunuh penjahat yang diborgol atau tangannya diikat," tuturnya.

Duterte juga mengatakan, saat menjabat wali kota dia kerap berkeliling dengan sepeda motor dengan harapan mendapati penjahat.

“Saya berharap, saat mengendarai sepeda motor bisa bertemu dengan perampok. Jika saya menangkapnya, saya akan benar-benar membunuhnya. Saya tidak punya kesabaran terhadap penjahat,” ujarnya.

Bukan hanya itu, pernyataan kontroversial Duterte lainnya adalah pernah membunuh polisi pelaku kejahatan.

Pernyataan itu disampaikannya menjawab pertanyaan anggota DPR lainnya, yakni daftar Partai Kabataan, Raoul Manuel.

“Anda tahu, sejujurnya, saya juga telah membunuh banyak polisi di Davao, mereka yang merupakan penjahat. Tanyakan saja kepada orang-orang di Davao, bertanyalah! Saya sendiri yang langsung membunuh mereka,” kata Duterte.

Para polisi itu, lanjut dia, merupakan pelaku penculikan dan pemerkosaan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan

57 tahun lalu

Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Ganja Bermodus Paket Mi Instan

57 tahun lalu

BNN Usul Tambahan Anggaran Rp5 Triliun ke DPR: Jika Tak Disetujui Kami Berpotensi Lumpuh

57 tahun lalu

Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter, Gempa Dahsyat M7,8 Ubah Peta Pesisir Filipina

57 tahun lalu

Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal