Pernyataan Lengkap Menlu Retno Marsudi soal Pertemuan dengan Menlu Junta Myanmar di Thailand

Anton Suhartono
Retno Marsudi (FotoL Kemlu RI)

"Kita meminta semua pihak untuk menahan diri dan tidak menggunakan kekerasan untuk menghindari kemungkinan terjadinya korban dan pertumpahan darah," kata Retno.

Indonesia juga menekankan pentingnya proses transisi demokrasi yang inklusif. Oleh karena itu, diperlukan situasi kondusif antara lain dengan menggelar dialog rekonsiliasi dilandasi saling percaya.

"Saya juga menyampaikan Indonesia akan bersama dengan rakyat Myanmar," tuturnya.

Dalam pertemuan dengan Wunna, Retno juga menyampaikan pentingnya semua negara ASEAN untuk menghormati prinsip-prinsip yang termuat dalam piagam ASEAN. Pesan ini terus disampaikan secara tegas dan jelas.

"Saya juga menyampaikan dalam pertemuan dengan Myanmar mengenai pentingnya akses dan kunjungan kemanusiaan (humanitarian access and visits) kepada para tahanan," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Internasional
1 hari lalu

Panas Lagi! Pasukan Kamboja Tembakkan Granat ke Thailand

Nasional
1 hari lalu

Iuran Dewan Perdamaian Bentukan Trump Rp16,9 Triliun, Menlu: Bisa Diangsur

Nasional
2 hari lalu

Eks Menlu Alwi Shihab Tegaskan Two State Solution Harga Mati bagi Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal