Pernyataan Perdana Mojtaba: Ancam Tutup Selat Hormuz dan Balas Dendam atas Semua Korban Perang

Maria Christina Malau
Mojtaba Khamenei, untuk pertama kalinya menyampaikan pernyataan sejak ditunjuk menjadi pemimpin tertinggi Iran, di tengah perang dengan AS dan Israel. (Foto Dok AP)

Iran berupaya menekan AS dan Israel dengan cara menimbulkan dampak ekonomi global yang cukup besar. Harapannya, tekanan tersebut memaksa kedua negara menghentikan pemboman yang memicu perang sejak 28 Februari.

Presiden Iran sebelumnya mengatakan, serangan negaranya akan terus berlanjut sampai Iran memperoleh jaminan keamanan agar tidak kembali diserang. Pernyataan itu memberi sinyal, bahkan jika gencatan senjata tercapai, konflik belum tentu benar-benar berakhir.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan menyelesaikan pekerjaan dalam perang ini, meskipun dia juga mengklaim Iran kini hampir hancur.

Di front lain, kelompok militan Hezbollah yang didukung Iran meluncurkan sekitar 200 roket dari Lebanon ke wilayah Israel utara. Sirene serangan udara terdengar di sejumlah kota Israel. Ledakan keras juga dilaporkan terdengar di beberapa wilayah.

Israel kemudian membalas dengan melancarkan serangan udara baru ke Teheran dan sejumlah wilayah di Lebanon. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 11 orang.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Dampak Serang Iran, AS Terpaksa Lepas Stok Minyak 172 Juta Barel

Internasional
10 jam lalu

Iran Murka Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Kecam Serangan ke Negara Arab: Kami Korban!

Internasional
10 jam lalu

Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Kecam Serangan Iran ke Negara Arab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal