Pertama Dalam Sejarah, AS Resmi Nyatakan Garda Revolusi Iran Teroris

Nathania Riris Michico
Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). (FOTO: AFP)

Alasannya, langkah itu bisa memicu serangan balasan terhadap pasukan AS di Timur Tengah dan masalah yang dapat ditimbulkan bagi mitra AS yang bermasalah dengan Iran.

Pentagon menolak membahas apa yang dilakukan militer AS untuk melindungi pasukan AS dari tindakan balas dendam oleh Garda Revolusi Iran atau milisi yang pro-Iran di berbagai tempat seperti di Irak.

Salah seorang pejabat AS mengatakan, penetapan Garda Revolusi Iran sebagai kelompok teroris tidak berarti militer AS akan mulai memperlakukan IRGC seperti Al Qaeda, Islamic State (ISIS) atau kelompok militan lain yang dapat ditargetkan sesuai keinginan.

"Ini bukan tentang pergi berperang dengan Iran atau membunuh sekelompok orang Iran. Sama sekali tidak," kata salah seorang dari pejabat AS tersebut.

Dia menyebut militer AS belum diberi arahan baru untuk "mengejar" pasukan Iran.

Jason Blazakis, seorang mantan pejabat Departemen Luar Negeri yang mengawasi proses pelabelan organisasi teroris asing, mengatakan bahwa dirinya yakin penunjukan Garda Revolusi Iran sebagai organisasi teroris dilakukan semata-mata karena alasan politik simbolis dan domestik yang dapat memiliki konsekuensi mematikan bagi pasukan AS.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

57 tahun lalu

AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni

57 tahun lalu

Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain

57 tahun lalu

Iran Desak AS Paksa Israel Tarik Pasukan dari Lebanon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal