Pertama Dalam Sejarah, AS Resmi Nyatakan Garda Revolusi Iran Teroris

Nathania Riris Michico
Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). (FOTO: AFP)

Alasannya, langkah itu bisa memicu serangan balasan terhadap pasukan AS di Timur Tengah dan masalah yang dapat ditimbulkan bagi mitra AS yang bermasalah dengan Iran.

Pentagon menolak membahas apa yang dilakukan militer AS untuk melindungi pasukan AS dari tindakan balas dendam oleh Garda Revolusi Iran atau milisi yang pro-Iran di berbagai tempat seperti di Irak.

Salah seorang pejabat AS mengatakan, penetapan Garda Revolusi Iran sebagai kelompok teroris tidak berarti militer AS akan mulai memperlakukan IRGC seperti Al Qaeda, Islamic State (ISIS) atau kelompok militan lain yang dapat ditargetkan sesuai keinginan.

"Ini bukan tentang pergi berperang dengan Iran atau membunuh sekelompok orang Iran. Sama sekali tidak," kata salah seorang dari pejabat AS tersebut.

Dia menyebut militer AS belum diberi arahan baru untuk "mengejar" pasukan Iran.

Jason Blazakis, seorang mantan pejabat Departemen Luar Negeri yang mengawasi proses pelabelan organisasi teroris asing, mengatakan bahwa dirinya yakin penunjukan Garda Revolusi Iran sebagai organisasi teroris dilakukan semata-mata karena alasan politik simbolis dan domestik yang dapat memiliki konsekuensi mematikan bagi pasukan AS.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Iran akan Hancurkan Kapal Perang yang Dekati Selat Hormuz

Internasional
13 jam lalu

Negosiasi Damai Buntu, Israel Bersiap Gempur Iran Lagi

Nasional
22 jam lalu

Jusuf Kalla, Makna Syahid, dan Pentingnya Menjaga Narasi Perdamaian

Internasional
1 hari lalu

Perundingan Damai AS-Iran Berakhir Gagal, Terganjal Isu Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal