Pertama di Dunia, Pasien Covid Ini Terima Transplantasi Paru-Paru dari Suami dan Anaknya

Djairan
Hasil Rontgen Paru-Paru. (Foto AFP).

Perempuan itu tertular Covid-19 akhir tahun lalu dan mengalami kesulitan bernapas yang semakin memburuk. Setelah sempat dinyatakan paru-parunya tidak lagi berfungsi, maka satu-satunya pilihan baginya menerima transplantasi paru.

Dia diperkirakan dapat meninggalkan rumah sakit dalam waktu sekitar dua bulan ke depan, dan dapat kembali beraktivitas dalam waktu sekitar tiga bulan. Universitas Kyoto mengatakan, transplantasi paru-paru dari pendonor dengan kondisi mati otak jarang dilakukan di Jepang, berbeda dengan yang dilakukan di Amerika Serikat (AS), Eropa dan China.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Badai Salju Mengganas di Jepang, 46 Orang Tewas Ratusan Luka

Nasional
2 hari lalu

IJKS 2026 Digelar di Bogor, Angkat Industri Koi Lokal hingga Pererat Persahabatan RI-Jepang

Nasional
5 hari lalu

Pabrik Patungan Krakatau Steel dan Osaka Steel Jepang Tutup Operasi di RI, Ini Penyebabnya

Internasional
7 hari lalu

Badai Salju Dahsyat Terjang Jepang Tewaskan 30 Orang, Wanita Lansia Tertimbun 3 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal