Pertama di Dunia, Pasien Covid Ini Terima Transplantasi Paru-Paru dari Suami dan Anaknya

Djairan
Hasil Rontgen Paru-Paru. (Foto AFP).

Perempuan itu tertular Covid-19 akhir tahun lalu dan mengalami kesulitan bernapas yang semakin memburuk. Setelah sempat dinyatakan paru-parunya tidak lagi berfungsi, maka satu-satunya pilihan baginya menerima transplantasi paru.

Dia diperkirakan dapat meninggalkan rumah sakit dalam waktu sekitar dua bulan ke depan, dan dapat kembali beraktivitas dalam waktu sekitar tiga bulan. Universitas Kyoto mengatakan, transplantasi paru-paru dari pendonor dengan kondisi mati otak jarang dilakukan di Jepang, berbeda dengan yang dilakukan di Amerika Serikat (AS), Eropa dan China.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Jepang Berpotensi Diguncang Gempa Magnitudo 8 hingga 27 April, Warga Diminta Waspada

Internasional
2 hari lalu

Awas! Jepang Keluarkan Peringatan Potensi Gempa Dahsyat Pasca-Guncangan M7,4

Internasional
2 hari lalu

Filipina, AS dan Jepang Gelar Latihan Perang Besar-besaran Gunakan Rudal Canggih, China Murka

Nasional
3 hari lalu

Gempa Besar M7,4 Guncang Jepang, Bagaimana Nasib WNI?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal