Pertama Kali, Virus Corona Renggut Nyawa Anak di AS

Anton Suhartono
AS konfirmasi kematian pertama corona libatkan anak di bawah 18 tahun (Foto: AFP)

Berbagai penelitian menyebutkan Covid-19 lebih dominan memengaruhi pasien berusia tua yang memiliki penyakit bawwaan.

Laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS baru-baru ini mengungkap bahwa remaja memiliki kemungkinan kecil mengalami dampak virus corona, termasuk kasus kematian.

"Mirip dengan laporan dari negara lain, temuan ini menunjukkan bahwa risiko penyakit serius dan kematian akibat COVID-19 lebih tinggi pada kelompok usia lebih tua," demikian pernyataan CDC.

Hanya dua kasus kematian anak di bawah umur di China yang tercatat, dari 3.200 lebih. Itu pun mereka memiliki penyakit bawaan. Satu kasus di antaranya melibatkan bayi yang memiliki kelainan usus.

Los Angeles County, wilayah berpopulasi 10 juta jiwa, sejauh ini mengonfirmasi 662 kasus virus corona, 11 di antaranya meninggal.

Sementara itu California, negara bagian tempat Los Angeles berada, merupakan salah satu wilayah di AS yang paling parah dilanda corona. California memberlakukan lockdown pekan lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Iran Akan Serang Negara-Negara Timur Tengah yang Bantu Perang Ekonomi AS

18 jam lalu

Tolak Mentah-Mentah Ajakan AS Perang Ekonomi Lawan Iran, China: Ilegal!

1 hari lalu

Bela Iran, China Kecam Perang Ekonomi AS: Tak Menyelesaikan Masalah

1 hari lalu

Trump Sebut Iran Sekarat: Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji Tentara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal