Pertempuran Tentara dengan Paramiliter di Sudan Tewaskan 25 Orang, AS Serukan Ini

Umaya Khusniah
Menlu AS Antony Blinken mengaku sangat prihatin dengan laporan meningkatnya kekerasan antara Angkatan Bersenjata Sudan dan kelompk paramiliter RSF. (Foto: Reuters)

"Tapi saya pikir ada peluang nyata untuk bergerak maju pada kerangka kerja yang disepakati, dan tentunya itulah yang sangat kami dukung," kata Blinken.

Blinken bahkan menduga ada aktor lain yang mungkin menentang kemajuan itu. 

"Tapi ini adalah kesempatan nyata untuk akhirnya melanjutkan transisi yang dipimpin sipil, dan yang kami dan negara lain coba dukung," katanya. 

Sebelumnya, bentrok terjadi antara tentara dan kelompok paramiliter tersebut di Sudan. Sedikitnya 25 orang tewas dan 183 orang dilaporkan luka-luka. 

Pasukan Pendukung Cepat mengklaim pihaknya telah menguasai istana kepresidenan, kediaman panglima militer dan bandara internasional Khartoum pada Sabtu dalam upaya kudeta yang nyata.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
3 jam lalu

Trump Sebut Iran Tak Sanggup Gaji Tentara: Mereka Inflasi 300%!

4 jam lalu

Dievakuasi dari Pesawat Air Force One, Trump: Saya Nurut Dinas Rahasia

15 jam lalu

7 Tentara AL AS Tewas dalam Bentrokan Maut di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

15 jam lalu

Bertemu Prabowo, Pemerintah AS Optimistis Kerja Sama Strategis dengan RI Makin Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal