Pertempuran Tentara dengan Paramiliter di Sudan Tewaskan 25 Orang, AS Serukan Ini

Umaya Khusniah
Menlu AS Antony Blinken mengaku sangat prihatin dengan laporan meningkatnya kekerasan antara Angkatan Bersenjata Sudan dan kelompk paramiliter RSF. (Foto: Reuters)

"Tapi saya pikir ada peluang nyata untuk bergerak maju pada kerangka kerja yang disepakati, dan tentunya itulah yang sangat kami dukung," kata Blinken.

Blinken bahkan menduga ada aktor lain yang mungkin menentang kemajuan itu. 

"Tapi ini adalah kesempatan nyata untuk akhirnya melanjutkan transisi yang dipimpin sipil, dan yang kami dan negara lain coba dukung," katanya. 

Sebelumnya, bentrok terjadi antara tentara dan kelompok paramiliter tersebut di Sudan. Sedikitnya 25 orang tewas dan 183 orang dilaporkan luka-luka. 

Pasukan Pendukung Cepat mengklaim pihaknya telah menguasai istana kepresidenan, kediaman panglima militer dan bandara internasional Khartoum pada Sabtu dalam upaya kudeta yang nyata.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal