Perundingan Gencatan Gaza antara Hamas-Israel Terhenti di 4 Poin Penting Ini

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id - Perundingan antara Israel dan kelompok pejuang Hamas Palestina terkait gencatan senjata di Jalur Gaza terhenti pada empat poin penting. Hal itu terungkap lewat laporan Bloomberg pada Rabu (17/7/2024).

Menurut laporan itu, di antara poin yang masih menjadi perdebatan alot adalah siapa saja tawanan Israel yang mesti dibebaskan. Beberapa sumber yang mengetahui proses negosiasi itu mengatakan, sampai saat ini belum ada kesepakatan yang diraih soal pembebasan tawanan itu.

Adapun tiga poin lain yang juga menjadi tantangan dalam perundingan itu adalah tuntutan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menjauhkan Hamas dari Gaza Utara, mengendalikan koridor perbatasan selatan utama, serta penolakannya untuk menerapkan gencatan senjata yang tidak terbatas di Gaza.

Netanyahu juga berkeras menerapkan sistem yang diinginkannya untuk memastikan tidak ada lagi pejuang Jihad Islam atau Hamas, ataupun senjata mereka, yang kembali ke Gaza Utara.

Serangan Israel di Gaza sejak lebih dari sembilan bulan lalu telah membuat wilayah kantong Palestina itu menjadi rata dengan tanah. Lebih dari 38.000 warga Gaza gugur dan hampir 90.000 lainnya luka-luka. Operasi militer zionis juga menyebabkan kelaparan yang meluas di wilayah tersebut.

Serangan Israel itu menyusul Operasi Banjir al-Aqsa yang dilancarkan Hamas terhadap Israel Selatan pada 7 Oktober 2023. Kala itu, kelompok pejuang Palestina tersebut berhasil menewaskan 1.200 orang Israel dan menawan 250 orang lainnya.

Hamas menyatakan, Operasi Banjir al-Aqsa adalah pembalasan atas kejahatan Israel terhadap rakyat Palestina di Tepi Barat, Gaza, dan Yerusalem.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Kejagung Kaji Laporan Koalisi Sipil terkait Kejahatan Genosida Israel di Gaza

Nasional
2 jam lalu

Israel dan RI Ada di Board of Peace, Kemlu: Bukan Normalisasi Hubungan

Nasional
14 jam lalu

Israel Gabung Board of Peace, Ini Reaksi Pemerintah Indonesia

Internasional
1 jam lalu

Mengenal Pasukan Stabilisasi Internasional yang Akan Dikirim Indonesia ke Gaza Beserta Tugasnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal