Perusahaan Elon Musk SpaceX Masuk Klub Raksasa Militer Dunia: Era Baru Perang Antariksa?

Anton Suhartono
Untuk pertama kali, perusahaan antariksa Elon Musk, SpaceX, masuk dalam daftar 100 produsen militer terbesar di dunia versi SIPRI (Foto: AP)

SIPRI mencatat, meningkatnya ketegangan geopolitik global, termasuk perang di Gaza dan Ukraina, mempercepat permintaan terhadap teknologi satelit, sistem pengintaian, dan infrastruktur ruang angkasa yang mampu menunjang operasi tempur.

SpaceX, dengan kemampuan meluncurkan satelit dalam skala besar serta teknologi roket yang jauh lebih murah daripada pesaingnya, berada di garis depan transformasi tersebut.

AS dan Eropa Diperkuat, China Justru Melemah

Lonjakan agresif SpaceX kontras dengan penurunan signifikan produsen senjata China. Pendapatan gabungan perusahaan militer China anjlok hingga 10 persen, bahkan perusahaan besar seperti NORINCO turun 31 persen.

Perubahan ini mengubah peta kekuatan industri senjata Asia, di mana Jepang dan Korea Selatan justru melonjak menjadi pemasok utama bagi pasar Eropa dan domestik.

Dominasi AS Masih Tak Tertandingi

Secara keseluruhan, perusahaan-perusahaan AS mendominasi daftar SIPRI dengan pendapatan gabungan 334 miliar dolar AS, naik 3,8 persen dibanding tahun sebelumnya. Dari 39 perusahaan AS dalam daftar, 30 mencatat peningkatan penjualan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Trump Klaim AS Kalahkan Iran dalam Perang

16 jam lalu

Ini Target Serangan Terbaru AS-Israel ke Iran, Gunung Pickaxe dalam Bidikan

17 jam lalu

AS-Israel Dilaporkan Siapkan Serangan Besar-besaran ke Iran usai Pemilu Sela

18 jam lalu

Diancam Bakal Dipenjarakan Trump, Politisi Muslimah AS Ilhan Omar: Saya Tidak Takut!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal