Perusahaan Migas Raup Untung Besar Berkat Perang AS-Iran

Aditya Pratama
Perusahaan migas di dunia meraup keuntungan besar berkat perang AS-Israel dengan Iran yang turut mengerek kenaikan harga minyak mentah dunia. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Perusahaan minyak dan gas (migas) di dunia meraup keuntungan besar berkat perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran. Pasalnya, perang tersebut turut mengerek kenaikan harga minyak mentah dunia.

Melansir BBC, patokan minyak internasional Brent naik 3,8 persen menjadi 105,20 dolar AS per barel, Senin (11/5/2026). Sementara, minyak mentah yang diperdagangkan di AS naik 4 persen menjadi 99,30 dolar AS per barel.

Ketidakpastian yang dipicu oleh perang di Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz oleh Iran, mendorong kenaikan biaya hidup dan membebani anggaran perusahaan, keluarga, dan pemerintah.

Sementara beberapa perusahaan terdorong ke ambang kehancuran, perusahaan lain, yang bisnis intinya lebih menguntungkan dalam perang atau yang diuntungkan dari fluktuasi harga energi, telah mencatatkan pendapatan rekor.

Dampak ekonomi terbesar dari perang sejauh ini adalah lonjakan harga energi. Sekitar seperlima minyak dan gas dunia diangkut melalui Selat Hormuz, tetapi pengiriman tersebut secara efektif terhenti pada akhir Februari lalu.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Harga Minyak Mentah Melonjak usai Trump Tolak Proposal Damai Iran

Internasional
3 hari lalu

Harga Minyak Mentah Melonjak usai AS-Iran Saling Serang di Selat Hormuz

Nasional
4 hari lalu

Minyak Dunia Bergejolak, Harga Oli Terancam Naik Berkali-kali Lipat

Photo
5 hari lalu

Harga Minyak Goreng Kemasan Premium Merangkak Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal