Perusahaan Migas Raup Untung Besar Berkat Perang AS-Iran

Aditya Pratama
Perusahaan migas di dunia meraup keuntungan besar berkat perang AS-Israel dengan Iran yang turut mengerek kenaikan harga minyak mentah dunia. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

Akibatnya, terjadi fluktuasi harga yang sangat besar di pasar energi, dengan beberapa perusahaan migas terbesar di dunia mendapatkan keuntungan.

Perusahaan migas Arab Saudi, Aramco melaporkan peningkatan laba kuartal pertama 2026 sebesar 26 persen menjadi 33,6 miliar dolar AS dibanding tahun sebelumnya, 26,6 miliar dolar AS. 

Kenaikan ini didorong jalur pipa utama yang memungkinkan mereka untuk menghindari kemacetan di Selat Hormuz telah mencapai kapasitas penuh.

“Jalur Pipa Timur-Barat kami, yang telah mencapai kapasitas maksimum 7 juta barel minyak per hari, telah terbukti menjadi jalur pasokan penting, membantu mengurangi dampak guncangan energi global dan memberikan bantuan kepada pelanggan yang terkena dampak kendala pengiriman di Selat Hormuz,” ujar CEO Aramco, Amin Nasser dalam sebuah pernyataan.

Selain itu, sejumlah raksasa migas Eropa juga mencatatkan kenaikan laba pada kuartal pertama tahun ini. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
20 jam lalu

Harga Minyak Mentah Melonjak usai Trump Tolak Proposal Damai Iran

Internasional
3 hari lalu

Harga Minyak Mentah Melonjak usai AS-Iran Saling Serang di Selat Hormuz

Nasional
4 hari lalu

Minyak Dunia Bergejolak, Harga Oli Terancam Naik Berkali-kali Lipat

Photo
6 hari lalu

Harga Minyak Goreng Kemasan Premium Merangkak Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal