Perusahaan Pos Jerman DHL Diperas Pakai Modus 'Teroris'

Anton Suhartono
Polisi mengamankan pasar Natal di Potsdam, Jerman, terkait paket mencurigakan (Foto: Reuters)

BERLIN, iNews.id – Polisi Jerman memastikan paket berisi petasan, kabel, dan paku yang dikirim ke sebuah apotek di dekat pasar Natal di Kota Potsdam pada Jumat 1 Desember 2017, tidak terkait dengan aksi teroris.

Menteri dalam negeri negara bagian Bradenburg, Karl Heinz Schroeter, mengatakan motif pengiriman paket berbahaya itu adalah pemerasan dengan korban DHL, perusahaan logistik yang mengantar barang itu.

Staf apotek di Potsdam menelepon polisi pada Jumat setelah mendapat kiriman paket mencurigakan. Akibatnya, pasar Natal sempat dievakusi untuk menghindari jatuhnya korban. Paket itu akhirnya berhasil dipindahkan oleh robot. Namun polisi yakni dari kandungannya paket itu bisa meledak.

"Saat mendekati Natal, bukan hanya saat-saat damai, tapi juga saat banyak hadiah dikirim. Tindakan pemerasan semacam ini tidak patut dicontoh," kata Schroeter, seperti dikutip dari Reuters.

Dia menambahkan, pengirim paket ini diyakni merupakan orang Berlin atau setidaknya masih tinggal di negara bagian Bradenburg. Negara bagian Bradenburg mengelilingi jantung ibu kota Jerman itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 hari lalu

Jerman Ubah Pabrik Mobil VW Jadi Tempat Bikin Senjata Iron Dome Israel

13 hari lalu

Ganas! Gelombang Panas Renggut 16.300 Nyawa di Jerman

15 hari lalu

Babak Baru Perang Rusia Vs Ukraina, Negara-Negara Eropa Bakal Terlibat?

28 hari lalu

Cerita Menteri Jerman Kagumi Toleransi Beragama di Indonesia: Kita Bisa Belajar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal