Perusahaan Senjata Jerman Tawarkan Artileri ke Ukraina, Begini Skemanya

Umaya Khusniah
Sebuah perusahaan persenjataan Jerman menawarkan senjata howitzer self-propelled yang cukup besar kepada Ukraina. (Foto: Reuters)

Selanjutnya, pabrikan akan mengirimkan senjata baru kepada tentara Jerman setelah siap. Kemungkinan akan selesai pada semester kedua tahun 2024.

Krauss-Maffei Wegmann tidak segera bersedia untuk dimintai komentar. Seorang juru bicara kementerian pertahanan Jerman juga menolak berkomentar.

Menyusul invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari, Jerman membalikkan kebijakan lama untuk tidak mengirim senjata ke zona konflik. Mereka mengatakan akan memasok rudal Strela, di antara senjata lainnya ke Ukraina.

Kanselir Olaf Scholz pada Jumat (8/4/2022) mengatakan, Jerman hanya memasok senjata yang tentara Ukraina tahu bagaimana menggunakannya. Di antaranya, peralatan yang lebih tua dari tentara bekas komunis Jerman Timur.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
4 hari lalu

Rusia Jatuhkan 9 Bom ke Bangunan Sekolah di Ukraina, 33 Orang Tewas 50 Hilang

5 hari lalu

Kasus WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Korbannya Warga Sipil hingga Eks TNI-Polri

6 hari lalu

AS Ngotot Undang Putin ke KTT G20 meski Ditolak Negara-Negara Eropa, Ini Alasannya

7 hari lalu

Jerman Rusuh! Demo Gen Z Diwarnai Penjarahan Toko Parfum hingga Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal