Perusahaan Teknologi AS Bisa Deteksi Pergerakan Presiden Putin?

Anton Suhartono
Perusahaan teknologi AS disebut berupaya melacak keberadaan Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Reuters)

Yeagley, spesialis pengumpul data unik untuk dijual ke organisasi pemerintah, pertama kali bereksperimen melalui pembatasan wilayah untuk melacak pegawai organisasi pemerintah AS. Metode itu dilaporkan terbukti berhasil dalam mengumpulkan data pribadi staf yang menggunakan aplikasi tertentu, seperti kencan, cuaca, serta game, yang mengharuskan pengguna mengaktifkan lokasinya.

Pada 2015, Yeagley direkrut oleh PlaceIQ, perusahaan yang menerima modal dari ventura CIA, In-Q-Tel. Dia kemudian pindah ke perusahaan startup lain, PlanetRisk.

“CIA tertarik pada perangkat lunak yang dapat menganalisis dan memahami pergerakan geografis manusia dan benda,” demikian isi buku.

Menurut Tau, selama uji coba, Lokomotive digunakan untuk mendeteksi pergerakan warga di Suriah yang dilanda perang saudara hampir secara real time. Itu termasuk beberapa operasi pasukan khusus AS yang diam-diam dikerahkan ke negara tersebut.

“Setelah memperoleh kumpulan data tentang Rusia, tim menyadari bahwa mereka dapat melacak telepon di rombongan Presiden Rusia Vladimir Putin,” demikian keterangan buku, seperti dilaporkan Wired.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Kim Jong Un Tiba-Tiba Pecat Menhan Korea Utara, Kenapa?

3 jam lalu

Badan Intelijen Israel Evakuasi Anak Netanyahu dari AS, Takut Dibunuh Iran

4 jam lalu

Terungkap! Intelijen AS Sudah Peringatkan Trump Sebelum Serang Iran, Bunuh Khamenei Berbahaya

5 jam lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Gudang Amunisi Ukraina, 37 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal