Menurut Peskov, langkah selanjutnya yang diambil Kremlin adalah meningkatkan keamanan pasukannya di Suriah.
Pernyataan itu disampaikan setelah Menteri Pertahanan Sergei Shoigu mengumumkan bahwa Rusia akan mengirim rudal sistem pertahanan udara yang lebih canggih, S-300, ke militer Suriah. Moskow juga akan mengganggu radar dan sinyal satelit pesawat yang menyerang wilayah Suriah dari arah Laut Mediterania.
Dalam kasus ini, Rusia hanya bertindak untuk kepentingan militernya saja, tidak ditujukan kepada negara-negara ketiga, termasuk Israel.
Pesawat Il-20 tertembak saat akan mendarat di pangkalan militer Rusia di Suriah barat. Sejak awal, Rusia sudah curiga pilot jet tempur Israel sengaja menjadikan pesawat berbadan besar itu sebagai tameng.