Pesawat Jeju Air Kecelakaan Tewaskan 179 Orang, Benarkah Burung Penyebabnya?

Anton Suhartono
Para pakar penerbangan berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan pesawat Boeing 737-800 Jeju Air (Foto: AP)

Pakar lain menilai, tabrakan burung sebagai penyebab paling mungkin yang membuat roda pendaratan gagal berfungsi. Tabrakan burung merusak sistem pada mesin dan sistem hidrolik.

"Jika burung masuk mesin, hal itu bisa merusak mesin dan memengaruhi sistem hidrolik yang terhubung dengannya," kata Kim Kyu Wang, direktur Pusat Pendidikan Penerbangan Universitas Hanseo.

Sistem hidrolik, jelas dia, menaikkan dan menurunkan roda selama lepas landas dan mendarat. Bagian itu mungkin telah rusak.

Namun, beberapa pihak berpendapat, tabrakan burung hanya akan berdampak pada satu mesin, sehingga tidak memengaruhi semua sistem.

Mereka menilai, jika satu mesin rusak karena tabrakan burung, mesin kedua masih dapat menggerakkan roda pendaratan. Oleh karena itu, mereka yakin ada masalah sistemik tambahan.

Para ahli menyerukan penyelidikan menyeluruh untuk menentukan apakah kecelakaan itu disebabkan oleh tabrakan burung, cacat struktur pesawat, atau perawatan yang buruk.

"Kita perlu menganalisis penyebabnya, tapi sangat tidak biasa jika ketiga roda pendaratan rusak semua," kata Kim In Gyu, direktur Pusat Pendidikan Penerbangan Universitas Dirgantara Korea.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 hari lalu

Cerita Prabowo Siap Kunjungi Korut usai Diminta Presiden Korsel

11 hari lalu

Pengembangan Jet Tempur KF-21 Kerja Sama Korsel-Indonesia Selesai, Segera Dioperasikan

12 hari lalu

Gempa Dahsyat M7,1 Jepang Dirasakan hingga Korea, Gedung-Gedung Berguncang

16 hari lalu

Perceraian Abad Ini, Taipan Korsel Bayar Harta Gana-Gini Rp11,5 Triliun ke Mantan Istri

22 hari lalu

Wisata Kuliner Korea Selatan untuk Traveler Indonesia: Hidangan, Jajanan, dan Tips Makan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal