Foto-foto dari lokasi kecelakaan juga tampak memperlihatkan puing-puing terbakar di depan sebuah rumah, yang sebagian terbakar.
“Tidak ada suara bising, itu aneh, dan kemudian pesawat hanya berjungkir balik dan jatuh langsung dari langit. Hanya sekali dentuman, pesawat itu lalu menukik lurus ke bawah, dan kemudian ledakan dengan asap hitam pekat,” ungkap saksi mata, Annette Schonewille, kepada Radio Kanada.
Lembaga Penyiaran Publik CBC mengutip seorang saksi lain, Nolyn Mcleod, yang mengatakan pesawat itu melintas sekitar tiga meter di atas atap rumahnya. “Pesawat tanpa pilot masuk tepat di antara rumah saya dan rumah tetangga saya, sebelum akhirnya mengenai jendela kamar tetangga,” katanya.
“Itu benar-benar kacau. Orang-orang berteriak dan menjerit. Kami pikir kami dibom atau semacamnya,” tuturnya.
Kedua pesawat itu dijadwalkan mengudara di langit British Columbia sebagai bagian dari tur yang dijuluki “Operasi Inspirasi” yang diluncurkan awal bulan ini untuk memberi penghargaan atas upaya masyarakat Kanada dalam memerangi pandemi virus corona.
Formasi sembilan pesawat jet Snowbird dengan asap putih memulai turnya di Kota Nova Scotia dan rencnanya akan dilanjutkan dengan pertunjukan akrobatik udara di atas kota-kota dari Atlantik ke Samudera Pasifik, dengan ketinggian serendah 500 kaki (150 meter).