Pesawat Kargo yang Jatuh di Yunani Memuat 11,5 Ton Produk Industri Pertahanan 

Umaya Khusniah
Menteri Pertahanan Serbia Nebojsa Stefanovic mengatakan, pesawat kargo Ukraina yang jatuh di Yunani membawa 11,5 ton produk yang dibuat oleh industri pertahanannya. (Foto: Reuters)

Juru bicara kementerian luar negeri Ukraina mengatakan mereka semua warga negara Ukraina. 

TV Negara ERT mengatakan, sinyal pesawat hilang segera setelah pilot meminta pendaratan darurat dari otoritas penerbangan Yunani karena masalah mesin. Rekaman video amatir yang diunggah di ertnews.gr menunjukkan pesawat yang terbakar turun dengan cepat sebelum menghantam tanah dan meledakan.

Kantor berita negara Petra pada Minggu melaporkan, sumber senior di komisi peraturan penerbangan sipil Yordania (CARC) membantah laporan awal bahwa pesawat itu menuju ke Yordania. Sumber itu mengatakan, jadwal penerbangannya termasuk persinggahan di Bandara Internasional Queen Alia Yordania pada pukul 21:30 waktu setempat untuk mengisi bahan bakar.

Area yang lebih luas di Yunani tempat pesawat jatuh telah ditutup sejak Sabtu malam. Warga di sekitar telah disarankan untuk menutup jendela dan pintu dan menghindari lokasi kejadian.

Pada Minggu pagi, seorang pejabat brigade mengatakan kepada wartawan, petugas pemadam kebakaran merasa bibir mereka terbakar dan debu putih melayang di udara.

"Kami tidak tahu apa yang mempengaruhi kami," kata koordinator pemadam kebakaran, Marios Apostolidis.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Perang Timur Tengah, Negara Ini Liburkan Kampus dan Sekolah hingga Batasi Pembelian BBM

Internasional
14 hari lalu

Zelensky Tegaskan Tak Akan Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia demi Gencatan Senjata

Internasional
15 hari lalu

Zelensky: Putin Telah Memulai Perang Dunia III

Internasional
22 hari lalu

Kim Jong Un Hadiahkan Rumah buat Keluarga Prajurit yang Tewas di Perang Ukraina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal