Pesawat Pengebom B-2 Spirit AS Keluar Kandang, Bombardir Yaman

Anton Suhartono
Pesawat pengebom strategis B-2 Spirit AS menggempur lima posisi bawah tanah kelompok Houthi Yaman (Foto: US Air Force)

WASHINGTON, iNews.id - Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) mengerahkan pesawat pengebom strategis B-2 Spirit untuk menggempur posisi kelompok Houthi Yaman, Rabu (16/10/2024).

Menteri Pertahanan (Menhan) AS lloyd Austin mengungkap ada lima lokasi Houthi yang menjadi target serangan. Austin mengklaim semua target tersebut adalah gudang senjata bawah tanah Houthi. 

"(Serangan itu) Demonstrasi unik dari kemampuan Amerika Serikat untuk menargetkan fasilitas-fasilitas musuh kita yang jauh dari jangkauan, tidak peduli seberapa dalam terkubur di bawah tanah, dilindungi, atau dibentengi," kata Austin, dikutip dari RT, Kamis (17/10/2024).

Stasiun televisi Houthi Al Masirah melaporkan, target serangan AS termasuk di sekitar Ibu Kota Sanaa dan markas Houthi di Saada. Tak ada laporan korban dalam serangan tersebut.

Dia menambahkan serangan Houthi terhadap kapal-kapal dagang di Laut Merah maupun perairan lainnya mengganggu arus perdagangan internasional, menimbulkan bencana lingkungan, serta membahayakan nyawa warga sipil tak berdosa.

Houthi menargetkan kapal-kapal komersial dari Israel atau negara lain yang terkait dengan negara Yahudi itu sejak November 2023. Serangan tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina yang sedang menghadapi agresi Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
14 jam lalu

Polisi Kejar Penulis Materi Mens Rea Pandji Pragiwaksono

Buletin
18 jam lalu

Memanas! Dirut BPJS Kesehatan Tantang Anggota DPR saat Ditanya soal Data PBI Dinonaktifkan

Buletin
19 jam lalu

Prabowo Minta KSP Kumpulkan Video Pengkritik Program Makan Bergizi Gratis

Nasional
1 hari lalu

Ijazah Presiden selain Jokowi Tak Diteliti, Pengacara Roy Suryo: Ada Indikasi Palsu Nggak?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal