Namun ada pula petani dan peternak yang malah memutuskan membawa ternak mereka ke pantai nudis di wilayah terdekat, demi mendinginkan suhu tubuh hewan-hewan tersebut.
"Ketika cuaca begitu kering, Anda tidak ingin membawa sapi disembelih karena kebutuhan. Sapi-sapi itu justru harus bisa mandi, makan dan minum," kata pejabat balai kota, Peter Bengtsson.
Justru, kata dia, banyak burung yang sering mengunjungi pantai nudis Smaland.
Namun Bengtsson menegaskan, jika orang yang berjemur di pantai merasa khawatir terkait alergi atau keamanan di tanah yang dijejaki sapi, para pejabat kota akan berbicara dengan para pemilik hewan.
Serbuan sapi-sapi ke pantai-pantai nudis tentu saja menimbulkan banyak keberatan dari para penikmat pantai telanjang.
Karenanya Dinas Kebudayaan dan Rekreasi Kota Vaxjo melakukan pemungutan suara berkaitan apakah ternak-ternak itu akan diberi hak untuk berkunjung ke pantai.
Hasil pemungutan suara memutuskan, para sapi itu memiliki hak untuk berada di pantai sebagai pengunjung sebagaimana manusia. Kebetulan, sapi-sapi itu juga telanjang.