Petugas Imigrasi AS Tembak Mati Perawat ICU RS, Pakar Ungkap Sejumlah Kejanggalan

Anton Suhartono
Polisi senior dan pakar pelatihan kepolisian menilai penembakan terhadap Alex Pretti berlebihan (Foto: AP)

MINNEAPOLIS, iNews.id - Penembakan brutal yang dilakukan agen Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) Amerika Serikat terhadap Alex Pretti masih menjadi perbincangan hangat sampai saat ini. Pretti, seorang perawat ICU di rumah sakit Kota Minneapolis, Minnesota, ditembak berulang kali saat petugas melakukan razia imigrasi, Sabtu (24/1/2026).

Polisi senior serta pakar kepolisian menilai, penembakan yang dilakukan agen ICE yang namanya masih dirahasiakan itu berlebihan. Pakar pelatihan kepolisian dan penanganan huru-hara menilai, masalah sudah timbul sebelum tembakan dilepaskan.

Sebelum pembunuhan Pretti, petugas imigrasi telah bertindak provokatif, menimbulkan pertanyaan serius di kalangan pakar penegak hukum, mantan polisi, serta ahli hukum.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan, para agen mendorong kerumunan di sekitar lokasi kejadian dan menyerang mereka dengan semprotan merica dari jarak dekat.

Para ahli menilai, petugas seharusnya melakukan pendekatan persuaif terlebih dulu sebelum menggunakan kekerasan. Tindakan yang dianggap banyak kalangan sebagai kesalahan langkah serta pelanggaran protokol yang berujung pada rentetan tembakan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Rp18.168 per Dolar AS

15 jam lalu

Trump Akui Kekalahan Partai Republik di Pemilu AS: Selamat untuk Demokrat!

16 jam lalu

Pecah Telur, Abdul El Sayed Muslim Pertama Jadi Anggota Senat AS

17 jam lalu

Breaking News: Partai Demokrat AS Menang Kuasai DPR dan Senat, Geser Republik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal