Petugas Imigrasi AS Tembak Mati Perawat ICU RS, Pakar Ungkap Sejumlah Kejanggalan

Anton Suhartono
Polisi senior dan pakar pelatihan kepolisian menilai penembakan terhadap Alex Pretti berlebihan (Foto: AP)

Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) mengklaim, Pretti, mendekati agen ICE sambil membawa pistol dan melawan dengan keras.

Kondisi itu yang menjadi dasar bagi petugas untuk menembak Pretti sebagai upaya pertahanan.

Namun, keterangan itu berbeda dengan rekaman video yang beredar. Para agen menahan Pretti menembaknya beberapa kali.

Aksi brutal para agen itu memicu gelombang kemarahan, termasuk dari politisi Partai Demokrat dan Republik. Video kejadian tersebut menunjukkan Pretti tidak pernah mengeluarkan senjata. Bahkan senjantanya telah disita sebelum ditembak.

Tidak jelas apakah ada pertikaian antara petugas dengan Pretti sebelumnya. Rekaman menunjukkan, Pretti mendokumentasikan razia imigrasi sekitar pukul 09.00.

Tak lama kemudian, seorang agen mendorong kerumunan menjauh dari kendaraan DHS termauk seorang pengguna jalan, ke pinggir jalan bersalju.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Rp18.168 per Dolar AS

15 jam lalu

Trump Akui Kekalahan Partai Republik di Pemilu AS: Selamat untuk Demokrat!

15 jam lalu

Pecah Telur, Abdul El Sayed Muslim Pertama Jadi Anggota Senat AS

16 jam lalu

Breaking News: Partai Demokrat AS Menang Kuasai DPR dan Senat, Geser Republik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal