Petugas Imigrasi AS Tembak Mati Perawat ICU RS, Pakar Ungkap Sejumlah Kejanggalan

Anton Suhartono
Polisi senior dan pakar pelatihan kepolisian menilai penembakan terhadap Alex Pretti berlebihan (Foto: AP)

Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) mengklaim, Pretti, mendekati agen ICE sambil membawa pistol dan melawan dengan keras.

Kondisi itu yang menjadi dasar bagi petugas untuk menembak Pretti sebagai upaya pertahanan.

Namun, keterangan itu berbeda dengan rekaman video yang beredar. Para agen menahan Pretti menembaknya beberapa kali.

Aksi brutal para agen itu memicu gelombang kemarahan, termasuk dari politisi Partai Demokrat dan Republik. Video kejadian tersebut menunjukkan Pretti tidak pernah mengeluarkan senjata. Bahkan senjantanya telah disita sebelum ditembak.

Tidak jelas apakah ada pertikaian antara petugas dengan Pretti sebelumnya. Rekaman menunjukkan, Pretti mendokumentasikan razia imigrasi sekitar pukul 09.00.

Tak lama kemudian, seorang agen mendorong kerumunan menjauh dari kendaraan DHS termauk seorang pengguna jalan, ke pinggir jalan bersalju.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

PBB Ungkap Serangan Tanpa Pandang Bulu AS ke Sekolah di Iran, Bakal Tuntut Pertanggungjawaban

2 hari lalu

Tim Pencari Fakta PBB: AS Mungkin Lakukan Kejahatan Perang di Iran

2 hari lalu

Kaget! Kanselir Jerman Bilang Era Persahabatan Eropa-AS sejak Perang Dunia II Telah Berakhir

2 hari lalu

Sedang Perang, AS Tetap Izinkan Presiden Iran Hadiri Sidang Umum PBB di New York

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal