Pidato di KTT Kuala Lumpur, Presiden Iran Ajak Negara Muslim Lawan Terorisme Ekonomi AS

Anton Suhartono
Hassan Rouhani (Foto: AFP)

Lebih lanjut dia menegaskan, penyelenggara KTT ini bukan untuk membeda-bedakan atau mengisolasi siapa pun.

"(Kami) Mengundang hampir semua negara muslim untuk berpartisipasi dalam KTT ini," ujar Mahathir.

KTT Kuala Lumpur 2019 dipertanyakan oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. Saudi pun tak mengirim perwakilan termasuk Pakistan. Raja Salman menilai permasalahan terkait dunia Islam sebaiknya dibahas di forum Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Ketidakhadiran Saudi memicu spekulasi bahwa pertemuan ini digelar untuk menyaingi OKI, apalagi para pemimpin negara-negara yang hadir merupakan seteru Saudi, seperti Iran, Turki, dan Qatar. Namun Mahathir memebantah hal itu.

Sementara itu KTT Kuala Lumpur yang akan berlangsung hingga 21 Desember akan membahas berbagai isu seputar dunia Islam. Selain soal muslim Uighur akan dibahas pula nasib muslim Rohingya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

AS Setujui Penjualan Bom dan Peralatan Militer Senilai Rp88 Triliun ke Arab Saudi

5 jam lalu

Trump: Perang Iran hanya Masalah Kecil!

5 jam lalu

Sempat Heboh Dievakuasi di Turki, Trump Bakal Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah Qatar Lagi

6 jam lalu

Beda dengan Wapres AS, Trump Sebut Konflik Melawan Iran sebagai Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal