Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran TPA Putri Cempo Solo, Helikopter 26 Kali Bolak-bolak Guyurkan 234.000 Liter Air
Advertisement . Scroll to see content

Asap Tebal Kebakaran TPA Putri Cempo Masih Selimuti Solo, Water Bombing Digencarkan

Sabtu, 05 September 2026 - 14:59:00 WIB
Asap Tebal Kebakaran TPA Putri Cempo Masih Selimuti Solo, Water Bombing Digencarkan
Helikopter Polda DIY melakukan water bombing untuk memadamkan kebakaran gunungan sampah di TPA Putri Cempo, Mojosongo, Solo. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

SOLO, iNews.idKebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo Solo, Jawa Tengah, masih menyisakan kepulan asap tebal hingga memasuki hari ketiga, Sabtu (5/9/2026). Mengantisipasi munculnya kobaran api susulan, Polda Jawa Tengah bekerja sama dengan instansi terkait terus menggempur lokasi kebakaran dengan operasi water bombing

Pantauan udara menggunakan helikopter dilakukan jajaran kepolisian untuk memastikan kondisi pasti sebaran titik api yang masih terperangkap di bawah tumpukan sampah. 

Setelah pada Jumat kemarin dilakukan sebanyak 24 kali siraman water bombing, helikopter kembali dikerahkan pada Sabtu siang untuk memuntahkan air ke pusat-pusat kepulan asap. Upaya ini difokuskan karena diduga kuat bara api masih aktif menganga di lapisan bawah tumpukan sampah TPA. 

Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti, memantau langsung proses pemadaman dan pemetaan dampak asap dari udara. Pihaknya mengonfirmasi bahwa penanganan intensif dari udara dan darat mulai menunjukkan hasil positif. 

"Dari pantauan udara, sebaran dampak asap yang sempat mengganggu permukiman warga kini sudah mulai membaik. Jika sebelumnya sebaran asap mencapai radius 1 kilometer, hari ini sudah menyusut menjadi sekitar 500 meter dari lokasi TPA," ujar AKBP Arman Sahti, Sabtu (5/9/2026).

Merespons keluhan masyarakat di sekitar TPA yang terdampak paparan asap pembakaran sampah, pihak kepolisian bersama dinas terkait telah mendirikan Posko Kesehatan gratis di sekitar area terdampak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut