Pidato Kenegaraan Terakhir, Duterte: Saya Tak Pernah Bayangkan Memimpin di Masa Pandemi

Anton Suhartono
Rodrigo Duterte (tengah) saat menyampaikan State of the Nation Address (SONA) ke-6 (Foto: Reuters)

Dia lalu membela kebijakan pemerintahannya terkait pandemi virus corona. Menurut dia, nyawa paling prioritas untuk diselamatkan. Ini diwujudkan dengan menerapkan lockdown sangat ketat di kota-kota besar.

Filipina saat ini mencatat hampir 1,6 juta kasus infeksi Covid-19 serta lebih dari 27.000 kematian.

Pejabat kesehatan berjuang untuk menahan laju penyebaran varian Delta yang sangat menular. Para ahli memperingatkan Delta bisa memicu lonjakan kasus di Metro Manila. Di saat bersamaan pemerintah terus mendorong vaksinasi. Pemerintah sudah mengamankan pasokan vaksin untuk lebih dari setengah populasi yakni 109 juta jiwa sampai akhir tahun.

"Kita tidak bisa terus hidup dalam bayang-bayang musuh yang kuat ini. Apalagi sekarang ilmu pengetahuan dan kedokteran telah membuktikan bahwa mungkin kita akan hidup berdampingan dengan virus ini, jika bisa mengalahkan sepenuhnya," ujarnya, seperti dilaporkan kembali Reuters.

Duterte menegaskan, lockdown merupakan upaya terakhir karena dampaknya sangat berat bagi perekonomian. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Filipina Murka, China Gambarkan Rakyatnya sebagai Monyet dalam Video AI

14 hari lalu

Kapolri Naikkan Pangkat 3 Polisi yang Gugur saat Gerebek Narkoba di Kalteng

14 hari lalu

Terungkap! Pemotor Ninja yang Pukul Pengendara di Jagakarsa Positif Narkoba

14 hari lalu

19 Orang Tewas dalam Kerusuhan Penjara di Sri Lanka, Diduga Dipicu Perebutan Kendali Narkoba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal