Pilpres Iran 2 Putaran, Kandidat Reformis dan Garis Keras Bersaing Ketat

Anton Suhartono
Kandidat presiden Iran dari kubu reformis, Massoud Pezeshkian, bersaing ketat dengan pesaing terdekatnya dari kelompok garis keras, Saeed Jalili (Foto; Reuters)

DUBAI, iNews.id - Kandidat presiden Iran dari kubu reformis, Massoud Pezeshkian, mengungguli perolehan suara pesaing terdekatnya dari kelompok garis keras, Saeed Jalili, berdasarkan penghitungan sementara Pilpres Iran 2024. 

Dari total 14 juta suara yang telah dihitung oleh Kementerian Dalam Negeri, Pezeshkian meraup lebih dari 5,9 juta suara. Sementara itu, Saeed Jalili memperoleh 5,5 juta lebih suara.

Kementerian Dalam Negeri Iran memastikan, pemungutan suara akan digelar dua putaran untuk menentukan pemenang karena persaingan ketat antara Pezeshkian dan Jalili. Keduanya tak ada yang memperoleh suara di atas 50 persen.

Jika tidak ada calon yang memperoleh sedikitnya 50 persen + 1 dari seluruh surat suara yang dihitung, termasuk blanko, putaran kedua akan digelar untuk dua kandidat teratas. Pilpres putaran kedua akan diadakan pada Jumat pertama setelah hasil resmi diumumkan.

Pilpres Iran tahun ini, dipercepat setahun karena mencari pengganti Ebrahim Raisi yang meninggal akibat kecelakaan helikopter, kurang mendapat sambutan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Nah, Pesawat Mata-Mata AS P8-A Poseidon Terbang Dekat Pantai Iran

Internasional
11 jam lalu

Iran Batalkan Demo Persenjataan Terbaru, Ada Apa?

Megapolitan
3 hari lalu

Jelang Final Piala Asia Futsal 2026 Indonesia Vs Iran, Lalin di Sekitar GBK Macet

Internasional
3 hari lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal