PM Anwar Ibrahim Reshuflle Kabinet Besar-besaran, Menlu dan Menhan Malaysia Diganti

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. (Foto: Reuters)

Anwar memimpin pemerintahan yang terdiri atas koalisi progresif, partai pesaingnya UMNO, partai-partai Malaysia Timur, dan sejumlah partai kecil.

Survei terbaru yang dilakukan oleh kelompok jajak pendapat independen Merdeka Center yang diterbitkan bulan lalu menunjukkan tingkat dukungan terhadap Anwar turun menjadi 50 persen dari 68 persen pada Desember tahun lalu. Sementara dukungan terhadap pemerintah turun menjadi 41 persen dari 54 persen.

Menurut lembaga survei itu, sentimen publik sebagian besar didorong oleh kekhawatiran terhadap perekonomian. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Malaysia melambat tajam tahun ini dari 8,7 persen pada 2022 di tengah penurunan ekspor.

Inflasi juga melambat, meskipun masih ada kekhawatiran mengenai kenaikan biaya konsumen akibat melemahnya ringgit, salah satu mata uang dengan kinerja terburuk di Asia tahun ini.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Kemenkeu Percepat Belanja APBN, Tak Lagi Jor-joran di Akhir Tahun

Nasional
5 hari lalu

Ekonomi RI Tumbuh 5,61%, Purbaya: Bukti Daya Beli Masyarakat Masih Kuat

Nasional
6 hari lalu

DPR Soroti Kapal PMI Ilegal Tenggelam di Malaysia, Singgung Indikasi Pelanggaran HAM

Nasional
7 hari lalu

Update Kecelakaan Kapal di Perairan Malaysia: 7 WNI Meninggal, 7 Masih Hilang

Health
7 hari lalu

Apa Itu Penyakit Monkey Malaria yang Menyerang Malaysia dan Sebabkan Kematian?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal