PM Israel Netanyahu Dituduh Korbankan Nyawa Warga Palestina demi Pertahankan Karier Politik

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu (Foto: Reuters)

Kelompok oposisi Israel kemungkinan akan mendapatkan 61 suara yang dibutuhkan untuk memenangkan mosi percaya dari total 120 anggota Knesset.

Koalisi oposisi terdiri dari tiga partai sayap kanan, yakni Yamina yang dipimpin Naftali Bennett, Partai Harapan Baru Gideon Sa'ar, dan Yisrael Beiteinu dipimpin Avigdor Lieberman dengan tujuh kursi. Yamina dan Harapan Baru memiliki enam kursi sedangkan Yisrael Beiteinu tujuh kursi.

Tiga partai moderat yang juga bergabung, termasuk Partai Yesh Atid dipimpin Yair Lapid memiliki 17 kursi, Partai Biru Putih dipimpin Benny Gantz delapan kursi, dan Partai Buruh dipimpin oleh Merav Michaeli tujuh kursi.

Satu partai sayap kiri, Meretz, dipimpin Nitzan Horowitz memiliki enam kursi.

Belum cukup, koalisi ini juga mendapat dukungan dari partai Arab, Ra'am, dipimpin Mansour Abbas yang memiliki empat kursi. Ini merupakan kali pertama partai Arab bergabung dalam koalisi pemerintahan Israel.

Jika koalisi memenangkan mosi percaya, Bennett dan Lapid akan menjadi perdana menteri Israel secara bergiliran, masing-masing memimpin selama 2 tahun dari masa total jabatan dalam satu periode 4 tahun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Prabowo dan Presiden Mesir Kecam Permukiman Ilegal Israel di Palestina

2 hari lalu

Serangan Houthi ke Bandara Saudi Tewaskan 12 Orang, termasuk Warga AS dan Palestina

2 hari lalu

Profil Andrea Bocelli Penyanyi Dikabarkan Pendukung Israel yang Buta Total sejak Usia 12 Tahun

2 hari lalu

Andrea Bocelli Pendukung Israel? Faktanya Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal