PM Israel Netanyahu Instruksikan Para Menteri Tutup Mulut Jelang Serangan Iran

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu dilaporkan telah menginstruksikan para menteri untuk tidak membuat pernyataan publik terkait isu keamanan (Foto: AP)

Berdasarkan hasil penilaian otoritas Israel saat ini, Iran telah merencanakan serangan berskala besar terhadap titik-titik strategis penting di Israel.

"Waktu pasti serangan Iran ini masih belum diketahui, tetapi mengingat adanya pertukaran ancaman yang sedang berlangsung antara Iran dan Israel, beberapa hari mendatang diperkirakan akan sangat menegangkan,” demikian isi laporan.

Misi diplomatik Iran di PBB menegaskan serangan terhadap Israel merupakan perintah langsung dari pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan pasti dilakukan. Serangan pembalasan itu akan dilakukan pada waktu yang sesuai.

Hal senada disampaikan Menlu Iran Ali Bagheri Kani kepada mitranya dari Belgia, Hadja Lahbib, dalam percakapan telepon akhir pekan lalu. Menurut Kani, pembalasan Iran diperlukan guna menjaga keamanan nasional, integritas teritorial, dan kedaulatan negara.

Diplomat tertinggi Iran itu menambahkan, Israel juga telah melanggar stabilitas dan keamanan di Asia Barat dengan menargetkan sekolah di Gaza yang menewaskan sedikitnya 100 orang. Sekolah itu menampung para pengungsi yang telantar lantaran rumah mereka hancur dalam perang.

"Membunuh orang-orang tak berdosa yang sedang beribadah di sana, menyerang daerah permukiman di Beirut, dan secara pengecut membunuh pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran," kata Kani.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Iran Masih Tutup Selat Hormuz, Belum Tentukan Waktu Negosiasi dengan AS

Internasional
14 jam lalu

Situasi Memanas! Iran Tembak Kapal yang Lintasi Selat Hormuz

Internasional
17 jam lalu

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk! Israel Serang Lebanon, Hizbullah bakal Membalas

Internasional
21 jam lalu

Iran Akan Blokade Selat Hormuz sampai Kesepakatan Damai dengan AS Dicapai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal