PM Jepang Fumio Kishida Tegaskan Tak Takut dengan China dan Korea Utara

Anton Suhartono
Fumio Kishida (Foto: Reuters)
PM Jepang Fumio Kishida siap bertindak tegas melawan Korea Utara dan China (Grafis: MAP) 

“Lingkungan keamanan di sekitar Jepang berubah dengan cepat, dengan laju yang belum pernah terjadi sebelumnya. Hal-hal yang dulu hanya terjadi dalam novel fiksi ilmiah hari ini menjadi kenyataan,” kata Kishida. 

Dia melanjutkan, pemerintahnya juga akan membuka dialog guna menentukan kebutuhan-kebutuhan serta dan mendapat masukan dari masyarakat. Diketahui, sebagian warga Jepang menentang langkah offensif.

Kemampuan menyerang pangkalan musuh yang diungkapkan Kishida menjadi perdebatan. Kelompok oposisi menilai langkah itu melanggar Konstitusi yang menolak perang.

Pada hari Jumat, Kabinet Kishida menyetujui permintaan 770 miliar yen sebagai anggaran tambahan hingga Maret 2022 untuk pertahanan. Uang itu akan digunakan untuk membeli rudal, roket anti-kapal selam, dan persenjataan lainnya di tengah meningkatnya eskalasi militer China, Rusia, dan Korea Utara.

Namun anggaran itu masih harus disetujui parlemen. Jika tambahan anggaran itu disetujui maka total pengeluaran pertahanan Jepang lebih dari 6,1 triliun yen, naik 15 persen dari 5,31 triliun yen pada 2020.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir

14 jam lalu

Sinopsis Microdrama Bayi Jenius dan Istri Miliarder, Ada Plot Twist di Akhir!

1 hari lalu

Kisah 900 Siswa SMA Nepal Lolos dari Terjangan Banjir, Bus Terakhir Nyaris Dihantam Gelombang

2 hari lalu

Banjir Nepal: Korban Tewas Tembus 1.000 Orang, Ratusan Pekerja Terjebak di Terowongan PLTA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal