PM Jepang Takaichi: Saya Bekerja 3-4 Jam Lebih Lama daripada PM Laki-Laki

Anton Suhartono
Sanae Takaichi menyebut dirinya bekerja lebih lama dalam sehari dibandingkan PM Jepang sebelumnya yang semuanya laki-laki (Foto: AP)

Diskusi tentang manajemen waktu Takaichi muncul ketika seorang anggota koalisi yang berkuasa menanyakan kepadanya tentang jam-jam panjang yang biasa dihabiskan perdana menteri Jepang untuk menghadiri sidang parlemen.

Sudah lazim bagi para pemimpin Jepang untuk menghabiskan 5 hingga 7 jam sehari untuk diinterogasi anggota parlemen oposisi atau sekadar duduk di parlemen.

Anggota parlemen dari Partai Inovasi Jepang, Fumitake Fujita, mengatakan pada 2022, perdana menteri Jepang menghadiri sidang parlemen selama 72 hari, dibandingkan 50 hari di Inggris dan 13 hari di Jerman.

Meski mengakui pentingnya diskusi di legislatif, Fujita mengatakan fakta bahwa pemimpin Jepang terkurung selama berjam-jam di parlemen tidak sesuai dengan standar global.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Pemerintah Bantah Minta Jepang Setop Bantu Tangani Karhutla: Operasional hanya 2 Minggu

10 jam lalu

Gara-Gara Gunting Hilang, Puluhan Penerbangan di Bandara Jepang Ditunda dan Dibatalkan

2 hari lalu

Menkeu Suahasil Ubah Bea Masuk Impor Jepang, Suku Cadang hingga Mesin Bisa 0%

7 hari lalu

Kasus Penganiayaan Karyawan di Jepang, Dewi Sukarno Didenda Rp22,5 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal