PM Jepang Takaichi: Saya Bekerja 3-4 Jam Lebih Lama daripada PM Laki-Laki

Anton Suhartono
Sanae Takaichi menyebut dirinya bekerja lebih lama dalam sehari dibandingkan PM Jepang sebelumnya yang semuanya laki-laki (Foto: AP)

TOKYO, iNews.id - Perdana Menteri JepangSanae Takaichi menyebut dirinya bekerja lebih lama dalam sehari dibandingkan perdana menteri sebelumnya yang semuanya laki-laki. Ini karena Takaichi masih harus melakukan pekerjaan rumah sebagai seorang istri, sebelum dan sesudah bekerja.

Menurut Takaichi, dia menghabiskan 3 hingga 4 jam lebih lama dibandingkan para pendahulunya dalam bekerja di kantor dan rumah.

"Di pagi hari, saya mandi, menyiapkan sarapan, lalu mencuci piring, belum lagi merias wajah," kata perdana menteri perempuan pertama Jepang itu yang menjabat sejak 2025, dalam pidatonya di parlemen, Rabu (14/10/2026).

Sebagai sosok gila kerja, Takaichi pernah mengatakan hanya tidur 2 hingga 4 jam setiap malam, bahkan terkadang menjadwalkan rapat dengan staf pukul 03.00.

Peran gender sangat kaku di Jepang, bahkan perempuan kurang terwakili di dunia politik. Hanya 68 anggota parlemen perempuan yang terpilih dari 465 kursi yang diperebutkan pada pemilu anggota legislatif pada Februari 2025.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 jam lalu

Pemerintah Bantah Minta Jepang Setop Bantu Tangani Karhutla: Operasional hanya 2 Minggu

9 jam lalu

Gara-Gara Gunting Hilang, Puluhan Penerbangan di Bandara Jepang Ditunda dan Dibatalkan

2 hari lalu

Menkeu Suahasil Ubah Bea Masuk Impor Jepang, Suku Cadang hingga Mesin Bisa 0%

7 hari lalu

Kasus Penganiayaan Karyawan di Jepang, Dewi Sukarno Didenda Rp22,5 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal