PM Libya Bantah Bertemu Kepala Intelijen Israel di Amman

Umaya Khusniah
Perdana Menteri sementara Libya, Abdul Hamid Dbeibeh. (Foto: Reuters)

TRIPOLI, iNews.id - Perdana Menteri (PM) sementara Libya, Abdul Hamid Dbeibeh membantah telah bertemu kepala intelijenIsrael (Mossad). Dia mengatakan hal itu tidak akan terjadi. 

"Itu tidak terjadi dan tidak akan terjadi di masa depan. Sikap kami tegas dan jelas tentang masalah Palestina," kata pemerintah Libya dalam sebuah pernyataan resmi, Rabu (12/1/2022). 

Sebelumnya, TV Alarabiya Alhadath yang dikelola Arab Saudi pada Rabu mengklaim PM Dbeibeh telah bertemu dengan kepala intelijen Israel (Mossad) di Amman, Yordania. Pertemuan tersebut dilaporkan membahas normalisasi hubungan.

Namun laporan tersebut tidak menjelaskan kapan terjadinya pertemuan tersebut. 

Sebagai informasi, sebanyak enam dari 22 negara Arab, memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Keenam negara itu yakni Mesir, Yordania, Maroko, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Sudan. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

57 tahun lalu

Ari Lasso Suarakan Kemerdekaan Palestina di Panggung Prambanan Jazz 2026

57 tahun lalu

Viral Ari Lasso Unggah Bendera Palestina usai Dikabarkan Mau Nikah di Israel

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal