PM Malaysia Anwar Ibrahim Rombak Kabinet Besar-besaran, Konsolidasi Jelang Pemilu?

Anton Suhartono
Anwar Ibrahim melakukan perombakan kabinet besar-besaran dengan mengganti delapan pos menteri, Selasa (16/12) (Foto: AP)

Sebagian reshuffle dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan akibat pengunduran diri sejumlah menteri. Rafizi Ramli dan Nazmi Nik Ahmad mundur pada Mei lalu setelah partai masing-masing kalah dalam pemilu sela. Sementara Ewon Benedick mengundurkan diri pada November, terkait sikapnya terhadap putusan Pengadilan Tinggi Kota Kinabalu mengenai hak Sabah atas 40 persen pendapatan federal bersih.

Adapun posisi Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri telah kosong sejak awal Desember setelah masa jabatan senator Zafrul Abdul Aziz berakhir.

Ini bukan kali pertama Anwar melakukan perombakan kabinet. Pada Desember 2023, reshuffle besar juga dilakukan menyusul penurunan popularitas pemerintah di tengah tekanan ekonomi, inflasi, serta lambatnya laju reformasi yang dijanjikan.

Kabinet Malaysia saat ini terdiri atas 35 menteri dan 30 wakil menteri, berasal dari anggota parlemen federal, negara bagian, serta senator. Dengan komposisi tersebut, stabilitas koalisi menjadi kunci kelangsungan pemerintahan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Setelah Pilot, 3 Perempuan asal Malaysia Terciduk Bawa Narkoba di Bandara Soetta

18 jam lalu

Pilot Malaysia Bawa 26 Kg Narkoba, Ini Penjelasan Otoritas Bandara Kuala Lumpur

2 hari lalu

Bareskrim Tangkap Kurir Ekstasi Jaringan Malaysia-Medan, Sita 9.162 Butir Pil

5 hari lalu

Terungkap, Pilot Maskapai Asing Dijanjikan Rp221 Juta untuk Selundupkan 25 Kg Ekstasi ke Jakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal