PM Malaysia: Perang Timur Tengah Bisa Picu Krisis Dahsyat, Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Anton Suhartono
Anwar Ibrahim memperingatkan warganya bahwa konflik di Timur Tengah berpotensi memicu krisis ekonomi global yang belum pernah terjadi sebelumnya (Foto: AP)

“Kita terus memantau situasi ini karena sejauh ini kita masih bisa bertahan selama satu atau dua bulan,” ujarnya.

Anwar juga meminta pegawai negeri sipil (PNS), pekerja sektor swasta, hingga pelaku usaha untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi dampak ekonomi dari konflik tersebut.

Saat ini sekitar 200 kapal dilaporkan terjebak di Selat Hormuz akibat meningkatnya ketegangan militer. Kondisi itu berpotensi mengganggu arus perdagangan global dan memperlambat distribusi energi.

Penutupan jalur strategis tersebut juga memaksa kapal-kapal mencari rute alternatif yang lebih jauh. Dampaknya, biaya transportasi meningkat dan dapat mendorong kenaikan harga barang, termasuk impor bagi usaha kecil dan menengah serta harga pangan.

“Mari kita jujur, tulus, dan jelas kepada masyarakat. Kita harus memantau situasi dan jangan sampai kita lengah,” kata Anwar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Rekaman Ungkap Detik-Detik Rudal Tomahawk AS Hantam Sekolah di Iran Tewaskan Ratusan Siswi

Nasional
1 jam lalu

Ekonom Sebut Penutupan Selat Hormuz Berdampak terhadap APBN, Defisit Bisa Lewati 3 Persen

Nasional
2 jam lalu

Roy Suryo Wanti-Wanti Indonesia Tak Salah Bersikap terkait Perang AS-Israel Vs Iran

Internasional
3 jam lalu

104 Kru Kapal Perang Iran Tewas akibat Serangan Torpedo Kapal Selam AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal