PM Netanyahu Tolak Hentikan Pembangunan Pemukim Yahudi: Yerusalem Ibu Kota Israel

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu (Foto: AFP)

YERUSALEM, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu dengan tegas menolak tekanan apa pun untuk menghentikan pembangunan permukiman Yahudi di wilayah pendudukan Yerusalem.

Pernyataan itu disampaikan Netanyahu setelah munculnya kecaman internasional terkait kerusuhan di Yerusalem Timur pada malam Ramadan serta rencana penggusuran rumah warga Palestina setelah tanah mereka diklaim pemukim Yahudi. 

Ketegangan di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, memicu bentrokan antara pasukan keamanan Israel dengan warga Palestina setiap hari.

"Kami dengan tegas menolak tekanan untuk menghentikan pembangunan di Yerusalem. Saya menyesalkan tekanan ini meningkat belakangan ini," kata Netanyahu, dikutip dari Reuters, Minggu (9/5/2021).

"Saya juga mengatakan kepada teman-teman terbaik kami, Yerusalem adalah ibu kota Israel. Sama seperti setiap negara, membangun dan mengembangkan ibu kotanya, kami juga memiliki hak untuk membangun dan mengembangkan Yerusalem. Itulah yang kami miliki dan itulah yang akan terus kami lakukan," kata Netanyahu, melanjutkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
24 jam lalu

Netanyahu Mungkin Serang Iran atau Gaza sebelum Pemilu Israel 27 Oktober

1 hari lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

2 hari lalu

Alasan Israel Tolak Masuk Pesawat Maskapai Ethiopia Dipiloti Warga Indonesia

2 hari lalu

Israel Larang Masuk Pesawat Ethiopian Airlines karena Pilotnya Warga Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal