PM Netanyahu Tolak Hentikan Pembangunan Pemukim Yahudi: Yerusalem Ibu Kota Israel

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu (Foto: AFP)

Yerusalem Timur merupakan salah satu wilayah yang diinginkan Palestina sebagai ibu kota negara di masa depan. Negosiasi yang ditengahi Amerika Serikat terhenti pada 2014. Sejak itu Israel mengklaim semua wilayah Yerusalem sebagai ibu kotanya meskipun tak diakui dunia internasional.

Ketegangan di Yerusalem Timur meluas menjadi bentrokan termasuk di sekitar Masjid Al Aqsa, pada puncak Ramadan yakni di 10 hari terakhir.

Pada Sabtu malam atau malam ke-27 Ramadan, para pemuda Palestina melempari batu, menyalakan api, dan merobohkan barikade polisi di jalan-jalan menuju gerbang Kota Tua. Pasukan keamanan Israel merespons dengan granat setrum serta menambakkan water cannon.

Kekerasan di Yerusalem Timur memicu keprihatinan internasional. Paus Fransiskus mengungkapkan keprihatinan seraya menyerukan diakhirinya kekerasan. Dia juga mengatakan terus memantau perkembangan. 

"Kekerasan melahirkan kekerasan, hentikan bentrokan," kata Paus.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Presiden Iran Pidato Kecam Trump di Sidang Umum PBB, Delegasi AS dan Israel Walk out 

2 hari lalu

Presiden Iran: Israel Punya Senjata Nuklir, Kami yang Dibom

2 hari lalu

Kunjungan Netanyahu ke AS Berantakan, Pertemuan dengan Elon Musk Batal

2 hari lalu

Board of Peace Rilis Proyek Pemulihan Gaza Selama 6 Bulan, Habiskan Rp43 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal