PM Swedia Kecam Pembakaran Alquran oleh Rasmus Paludan, tapi...

Anton Suhartono
Rasmus Paludan membakar Alquran di depan Kedubes Turki di Stockholm (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Perdana Menteri (PM) SwediaUlf Kristersson mengecam aksi pembakaran Alquran oleh politikus Denmark Rasmus Paludan, Sabtu kemarin. Paludan membakar salinan Kitab Suci umat Islam itu di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Turki di Stockholm.

Kristersson menyebut pembakaran Alquran oleh politikus sayap kanan yang sangat membenci Islam tersebut sebagai tindakan tidak sopan. Meski demikian, dia menegaskan aksi Paludan tidak melanggar hukum.

"Kebebasan berekspresi adalah bagian mendasar dari demokrasi. Tapi tindakan yang sah belum tentu bisa diterima. Membakar kitab-kitab suci bagi banyak orang adalah tindakan sangat tidak sopan. Saya ingin menyampaikan simpati kepada semua Muslim yang tersinggung dengan apa yang telah terjadi di Stockholm," kata Kristersson, dalam cuitan, seperti dilaporkan kembali Sputnik, Minggu (22/1/2023).

Paludan yang juga pemimpin partai sayap kanan Denmark, Stram Kurs, leluasa melakukan aksi pembakaran Alquran di Kedubes Turki setelah mendapat izin terkait dari otoritas setempat. 

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Turki mengecam keras aksi tersebut dengan menyebutnya sebagai serangan keji terhadap kitab suci, level Islamofobia yang sangat mengkhawatirkan, dan bentuk gerakan rasisme dan diskriminatif di Eropa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa

57 tahun lalu

Tok! Kakek 61 Tahun di Swedia Divonis Penjara gegara Paksa Istri Layani 120 Pria

57 tahun lalu

Arab Saudi Pamerkan Mushaf Alquran Berusia 1.000 Tahun, Masih Terawat Baik

57 tahun lalu

Bejat! Suami Jual Istri untuk Layani Seks 120 Pria, Pasang Iklan di Medsos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal